Jumat, 22 September 2017

KONSEP DASAR DAN PENGEMBANGAN


         Kurikulum adalah peran mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan.
         Pendidikan mempunyai peranan sangat penting dalam keseluruhan aspek kehidupan manusia. Hal itu disebabkan pendidikan berpengaruh langsung terhadap perkembangan manusia. Kalau bidang-bidang lain seperti ekonomi, pertanian, arsitektur, dan sebagainya berperan menciptakan sarana dan prasarana bagi kepentingan manusia, pendidikan berkaitan langsung dengan pembentukan manusia. Oleh karena itu, Kurikulum sebagai rancangan pendidikan menentukan proses pelaksanaan dan hasil pendidikan.
           Ada 5 konsep pengembangan kurikulum diantaranya : Proses pengembangan kurikulum ; desain, implementasi, evaluasi, dan penyempurnaan kurikulum
Alasan :
1. Merespon IPTEK
2. Merespon perubahan sosial
3. Memenuhi kebutuhan peserta didik
4. Merespon kemajuan di bidang pendidikan
5. Merespon perubahan sistem pendidikan
              Dalam mengembangkan kurikulum tentunya di perlukan model- model yang mendukung untuk pengembangan kurikulum. menurut literatur yang saya baca terdapat beberapa model pengembangan kurikulum di antaranya menurut Peter E. Oliva menyajikan empat model perkembangan kurikulum, yang dibedakan menjadi Model Deduktif dan Model Induktif. Model deduktif adalah model yang dimulai dari hal umum ke hal khusus. Sedangkan model induktif adalah model yang dimulai dari hal khusus ke hal umum. Tiga model deduktif yang disajikan adalah model Tyler; model Saylor, Alexander, Lewis; dan model Oliva. Sedangkan model induktif yang disajikan adalah model Taba. 
              Dari penjelasan di atas tentunya kita sudah mendapat gambaran tentang arah kurikulum di masa depan, kurikulum pendidikan harus dapat mengantisipasi dan mengelolah masa depan sekolah agar program sekolah dapat merespon terhadap kebutuhan anak didik, bukan hanya saja dalam praktek tetapi aplikasinya kepada pekerjaan, tapi yang penting adalah membuat mereka mengerti, menerima dan menghargai kenyataan yang ditemui. Hal tersebut tidak mudah karena selama ini sekolah telah terbiasa berperan sebagai alat untuk mempertahankan kebudayaan secara konservatif.
Bayangan masa depan juga dipengaruhi sikap mental ideologi. Tapi kebanyakan kita percaya harus melanjutkan rancangan program pendidikan yang menekankan individualisme, rationalisme, kekeluargaan, agama dan kebangsaan. Pada akhirnya kita harus sadar bahwa kurikulum masa depan adalah suatu pilihan alternatif bagi seluruh manusia.
Pembuat kurikulum harus menciptakan program agar seluruh pelajar dapat berfungsi optimal dalam masyarakat masa depan. Tugas berat ini memang berat dan mungkin sangat susah dicapai, namun demikian harus disadari bahwa kurikulum bertanggung jawab pada mewariskan kebudayaan.
































Tidak ada komentar:

Posting Komentar